<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558</id><updated>2012-01-04T10:20:08.402-08:00</updated><category term='TERANCAM DIHENTIKAN'/><category term='meninggal'/><category term='SERTIFIKASI GURU'/><category term='kota Malang'/><category term='giribangun'/><category term='soeharto'/><category term='PROFESI GURU'/><category term='cendana'/><category term='TUNJANGAN'/><category term='sma negeri 9'/><category term='solo'/><category term='24 JAM'/><category term='G-SPOT'/><category term='sertifikasi'/><title type='text'>SMA NEGERI 9 MALANG</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-4986216874530578876</id><published>2009-03-28T04:31:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T04:59:51.966-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sertifikasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PROFESI GURU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TERANCAM DIHENTIKAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUNJANGAN'/><title type='text'>TUNJANGAN PROFESI GURU TERANCAM DIHENTIKAN</title><content type='html'>Belum Ada PP dan Perpres yang Mengatur&lt;br /&gt;kompas Sabtu, 28 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Kompas - Pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen sebesar satu kali gaji pokok per bulan terancam dihentikan. Penghentian tunjangan profesi guru dan dosen ini akibat belum adanya peraturan pemerintah dan peraturan presiden mengenai tunjangan profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pemberian tunjangan profesi diatur melalui peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (perpres). Namun, kedua peraturan tersebut hingga saat ini masih disusun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-145/MK05/ 2009 tertanggal 12 Maret 2009 soal pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen PNS/nonPNS pada Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama, jika sampai akhir Juni 2009 PP dan perpres mengenai tunjangan profesi belum ditetapkan, pembayaran tunjangan profesi untuk sementara dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sampai akhir tahun 2009 PP dan perpres mengenai tunjangan profesi guru dan dosen belum juga ditetapkan, tunjangan profesi yang telanjur dibayarkan akan dipotong secara bertahap dari gaji guru yang bersangkutan sesuai ketentuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Pengaturan Gaji PNS, pemberian tunjangan PNS tertentu (seperti tunjangan profesi guru dan dosen) diatur dengan perpres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat resah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulistiyo, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Jumat (27/3), menyesalkan adanya surat menteri keuangan yang akan menghentikan pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen. ”Surat itu membuat resah para guru. Persoalan administratif seharusnya sudah diselesaikan pemerintah jauh-jauh hari sebelumnya. Kami meminta supaya hak guru dan dosen tetap dibayarkan karena itu amanat UU Guru dan Dosen,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sulistiyo, PGRI sudah mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meminta Presiden segera menerbitkan perpres tunjangan guru dan dosen sebelum Juni ini. ”Saya juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara. Mensesneg berjanji untuk melakukan upaya dan berkoordinasi dengan berbagai pihak supaya perpres yang mengatur tunjangan profesi guru selesai sebelum Juni,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baedhowi, Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional, menjelaskan bahwa sampai saat ini pembayaran tunjangan profesi guru di Depdiknas masih berjalan. Tunjangan profesi guru dari pemerintah pusat di lingkungan Depdiknas dimasukkan sebagai bantuan sosial, bukan gaji, sehingga tidak ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baedhowi menjelaskan, yang dibutuhkan adalah PP Dosen yang belum ada. Selain itu juga Perpres mengenai Tunjangan Profesi untuk guru di lingkungan Departemen Agama. Tunjangan profesi guru agama belum dibayar karena tunjangan profesi dimasukkan dalam komponen gaji sehingga belum bisa dicairkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Depdiknas bersama Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara terus bertemu untuk mempercepat pembahasan masalah ini,” ujarnya. (ELN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Weh weh nasibe Guru di Indonesia seperti akan "dipakai dolanan" oleh pihak penguasa. Terus terang kami tidak tahu tentang segala macam bentuk tetek bengek peraturan perundangan yang mengatur segala sesuatu di pemerintahan sehubungan dengan SERTIFIKASI GURU. Yang kami tahu adalah ada program sertifikasi guru yang dikuotakan tiap daerah tidak sama, terus dengan berbagai argumen dan kendala kami berusaha mengumpulkan portofolio yang diinginkan, dan setelah itu kami menunggu pengumuman dari Lembaga Perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru apakah kami dinyatakan lulus atau harus diklat atau mengulang, setelah kami dinyatakan lulus kami mendapat tetesan embun berupa "FOTO COPY" Keputusan Dirjen PMPTK Tentang Penetapan guru penerima Tunjangan Profesi Pendidik, lha terakhir oleh Dinas Pendidikan Kota kami disuruh tanda tangan  SPJ rampung untuk 3 bulan barulah beberapa saat kemudian dari BRI turunlah uang yang kami nanti nantikan.&lt;br /&gt;Mengutip KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN yang dalam hal ini adalah Bp Dr BAEDHOWI sesuai dengan kep No. 4072.0561/F/SK/2008 bahwa keputusan point ketiga menyatakan ANGGARAN TUNJANGAN PROFESI PENDIDIK DIBEBANKAN PADA DANA DEKONSENTRASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN ( dipa ) DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2008, &lt;br /&gt;terus terang untuk Bapak Bapak yang berada di "ATAS" : kami para guru mencoba untuk bertugas sebagaimana Tupoksi kami yang dalam hal ini memandaikan siswa kami, untuk masalah yang berkaitan dengan tunjangan ? atau peraturan atau prosedur tentang alur keuangan  yang berkaitan antara mendiknas dengan menkeu ?  sepertinya  bukan tugas kami untuk tahu ?!&lt;br /&gt;untuk itu tolong dong? agar persoalan ini tidak menambah kegalauan kami dalam mengajar karena sampai sekarangpun banyak orang tidak tahu bahwa yang kami terima itu  sebetulnya tidak sejumlah gaji &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pokok murni&lt;/span&gt; namun sudah dipotong pajak penghasilan yang selama ini banyak mass media tidak mengungkapkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-4986216874530578876?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/4986216874530578876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=4986216874530578876' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/4986216874530578876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/4986216874530578876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2009/03/tunjangan-profesi-guru-terancam.html' title='TUNJANGAN PROFESI GURU TERANCAM DIHENTIKAN'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-2479473689531948646</id><published>2009-03-14T22:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-14T22:43:18.494-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-2479473689531948646?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/2479473689531948646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=2479473689531948646' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/2479473689531948646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/2479473689531948646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2009/03/blog-post.html' title=''/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-6959524381300287527</id><published>2008-12-02T07:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T07:26:44.582-08:00</updated><title type='text'>buat daur ulang kertas</title><content type='html'>Daur ulang kertas merupakan proses memisahkan serat-serat kertas menjadi serat benang menjadi kertas lagi. Tujuan daur ulang adalah mengurangi limbah sampah kertas dan memproses limbah kertas menjadi kreasi daur ulang.&lt;br /&gt;Berikut adalah proses pembuatan kertas daur ulang.&lt;br /&gt;I. Alat yang diperlukan :&lt;br /&gt;Papan kayu atau triplek, kain tipis, screen kerapatan 36 atau 38, rakel, blender, bak besar dan ember.&lt;br /&gt;II. Bahan yang diperlukan.&lt;br /&gt;Kertas bekas disobek-sobek (direndam semalaman), karakteristik, pewarna alami atau buatan, pemutih dan lem (jika diperlukan).&lt;br /&gt;III. Langkah-langkah pembuatan.&lt;br /&gt;1. Siapkan rendaman sobekan kertas.&lt;br /&gt;2. Siapkan papan yang tlah dilapisi kain.&lt;br /&gt;3. Blender kertas dengan air, perbandingannya 1:3&lt;br /&gt;hingga menjadi bubur kertas (pulp).&lt;br /&gt;4. Masukkan pulp ke dalam bak yang telah diisi air satu&lt;br /&gt;per empat bagiannya.&lt;br /&gt;5. Ulangi langkah tiga dan empat kira-kira tujuh atau&lt;br /&gt;delapan kali.&lt;br /&gt;6. Blender karakteristik dan pewarna alami secara&lt;br /&gt;terpisah dengan sedikit air.&lt;br /&gt;7. Masukan ke dalam bak. Aduk rata.&lt;br /&gt;8. Blender satu setengah sendok teh lem dan air.&lt;br /&gt;9. Berdirikan papan dengan kemiringan kira-kira 45&lt;br /&gt;derajat. Basahi papan dengan air.&lt;br /&gt;10. Masukkan screen ke dalam air. Saring pulp dengan&lt;br /&gt;screen secara merata.&lt;br /&gt;11. Tempelkan screen pada papan. Gunakan rakel untuk &lt;br /&gt;meniriskan air pada screen hingga air tidak menetes&lt;br /&gt;lagi. Lepaskan screen.&lt;br /&gt;12. Ulangi langkah 10 dan 11 hingga pulp di bak habis.&lt;br /&gt;13. Jemur papan di tempat panas. Kertas akan kering &lt;br /&gt;sekitar tiga jam. Jika diletakkan di ruang tertutup, &lt;br /&gt;kertas akan kering keesokan harinya.&lt;br /&gt;14. Setelah kering, cabut kertas secara perlahan agar &lt;br /&gt;tidak robek.&lt;br /&gt;15. Kertas daur ulang siap digunakan.&lt;br /&gt;Tebal tipisnya kertas yang terjadi tergantung pada komposisi bubur kertas dan air. Semakin banyak bubur kertas semakin tebal.&lt;br /&gt;Pemanfaatan kertas daur ulang di sekolahku yaitu untuk pemenuhan tugas sekolahku karena mau dicalonkan jadi sekolah adiwiyata, &lt;br /&gt;Apa iyo guru yang sudah tersertifikasi dikongkon thok nggawe kertas daur ulang mek digawe Adiwiyata? kathek kadit dirayab? apa iya engkok lek menang para guru yang terlibat arep oleh hadiah?&lt;br /&gt;paling kepala sekolahe thok sing entok.&lt;br /&gt;apa ngono iku gak jenenge MULOSORO GURU?&lt;br /&gt;coba' gagasen, guru iku wis dikongkon ngajar, 24 jam, terus ijek ditambahi tugas koyo' ngono, iyo lek dirayab, lha biasane digawe nutupi cek halokes kadit ngrayab  pihak pimpinan lek ditakoni mesti ngomonge "lho Bapak Ibu kan sudah dapat tunjangan sertifikasi?"&lt;br /&gt;apasih artinya uang 200.000 bagi bapak ibu?&lt;br /&gt;"iyo lek sing sogeh, lek sebagai kepala RT iku ya nggreges ker (kadit osi golek tukon bensin digawe rotome pas ladub mulang),&lt;br /&gt;wis ah timbangane engkok onok sing lara ati.................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-6959524381300287527?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/6959524381300287527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=6959524381300287527' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/6959524381300287527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/6959524381300287527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/12/buat-daur-ulang-kertas.html' title='buat daur ulang kertas'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-3020362014016896212</id><published>2008-03-18T04:50:00.000-07:00</published><updated>2008-03-18T04:51:20.920-07:00</updated><title type='text'>Diknas Minim Data</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Kasus lolosnya guru-guru yang seharusnya tidak disertifikasi kembali disorot. Haris A. Syafrudie, salah satu anggota tim sertifikasi Depdiknas dari UM mengimbau seluruh Diknas melakukan pendataan ulang guru. Langkah ini akan memudahkan penunjukan guru yang masuk sertifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknisnya, pendataan tersebut tidak hanya soal nama, jabatan, atau nomor unik yang dimiliki. Tapi diharapkan lebih detil. Terutama dari aspek masa kerja dan usia. Selanjutnya data-data itu bisa dirangkum dalam data based tenaga kependidikan. "Saya melihat, selama ini bukan data based yang digunakan acuan. Tapi langsung pembagian angka," ujar Haris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kesalahan itu, akhirnya semua guru berlomba untuk mengikuti sertifikasi. Padahal, sesuai kesepakatan awal, guru dengan masa kerja di atas 20 tahun menjadi prioritas. "Ini tidak akan terjadi kalau ada data based," tegas dosen UM itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, kata dia, data based akan merangking guru sesuai masa kerja dan usia. Praktis, ketika kuota sertifikasi turun, Diknas tinggal memotong data sesuai kebutuhan. Dalam hal ini, data yang dipotong adalah ranking atas. Sedangkan data ranking bawah mendapat giliran selanjutnya. "Yang tua-tua harus dihabiskan dulu, baru menyusul guru muda," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haris kurang sepakat jika bobolnya seleksi di tingkatkan Diknas karena sosialisasi tak mengena. Tapi, karena data pendidik yang dimiliki Diknas tidak rinci. "Kasus ini hampir terjadi di semua wilayah. Bahkan, Kota Malang termasuk salah satunya," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, dosen yang juga pengamat pendidikan itu menjabarkan, jika kuota 2006 dan 2007 masih banyak guru yang "bermain", untuk kuota 2008 akan diperketat. Kesepakatan pendampingan seleksi kuota di Diknas tidak bisa ditawar lagi. Saat ini tim sertifikasi pusat sedang menggodok draf dan teknis pendampingan. "Dengan sistem baru ini, guru yang tak masuk sertifikasi langsung langsung dikembalikan," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Malang (DPKM) Soeparto mendukung kebijakan Depdiknas yang melibatkan DPKM dalam sertifikasi. Kebijakan tersebut merupakan keberanian untuk menyukseskan jalankan sertifikasi agar berjalan lebih fair. Apalagi, kebijakan tersebut turut menentukan nasib guru yang memang berhak mendapatkan kesempatan sertifikasi."Tapi kami belum tahu teknis pelaksanaan nanti seperti apa. Pastinya, kebijakan itu menjadi kontrol ke Diknas agar lebih objektif dalam menentukan urutan peserta sertifikasi," ujar dosen UMM ini. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-3020362014016896212?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/3020362014016896212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=3020362014016896212' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3020362014016896212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3020362014016896212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/03/diknas-minim-data.html' title='Diknas Minim Data'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-3873109075479903944</id><published>2008-03-10T20:48:00.000-07:00</published><updated>2008-03-10T20:56:58.628-07:00</updated><title type='text'>HASIL TRY OUT 2 DIKNAS KOTA MALANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru beberapa hari ini SMA Negeri 9 Malang mendapat hasil Try out yang diadakan oleh Diknas Kota Malang.&lt;br /&gt;kabar yang cukup menggembirakan adalah angka rawan tidak lulus begitu sedikit, tercatat hanya satu anak yang rawan tidak lulus untuk mata pelajaran ekonomi.&lt;br /&gt;Namun hal tersebut bukanlah ukuran kalau rawan tidak lulus memang hanya anak sedikit, Faktor soal "mudah" mungkin adalah alasan utama dari tingkat keberhasilan seorang anak mengerjakan soal dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nah coretan sedikit ini mungkin mampu diperhatikan anak didik untuk mencapai nilai maksimal dalam UAN 2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;selamat belajar guys, doa dan harapan menyertai kamu sekalian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;pengen tahu nilai anda..... sabaaaar ya .pak Budi lagi repot nich.... klo enggak hub waktu sekolah ya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-3873109075479903944?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/3873109075479903944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=3873109075479903944' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3873109075479903944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3873109075479903944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/03/hasil-try-out-2-diknas-kota-malang.html' title='HASIL TRY OUT 2 DIKNAS KOTA MALANG'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-7106467940705166866</id><published>2008-03-10T20:44:00.000-07:00</published><updated>2008-03-10T20:46:00.727-07:00</updated><title type='text'>TUNJANGAN SERTIFIKASI KOTA MALANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guru di lingkungan Diknas Kota Malang yang dinyatakan lolos sertifikasi 2007 diharapkan lebih bersabar lagi. Kabar bakal diterimanya tunjangan profesi mulai Maret ini ternyata sampai kini belum kunjung ada kejelasan. Bahkan, Diknas Kota Malang juga belum mendapatkan petunjuk kapan kepastian dana tersebut cair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang kami menerima pemberitahuan kalau pemberian tunjangan profesional kuota 2007 cair mulai Maret. Tapi kenyatannya masih nihil. Tadi pagi (kemari, Red) saya telepon ke Provinsi Jatim, ya tetap belum ada kejelasan," ujar Kabid Fungsional Diknas Kota Malang Zubaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa guru yang lulus juga ada yang telah mempertanyakan kejelasannya kapan tunjangan profesional tersebut turun. Namun, karena memang belum kepastian, Diknas pun hanya bisa menyampaikan imbauan agar mereka bersabar. "Kapan turun pasti kami langsung menyosialisasikan ke sekolah. Kami juga tidak mungkin menunda-menunda, karena itu hak mereka," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja Ida -begitu dia biasa disapa- sedikit membawa kabar gembira. Pada 13 Marei ini bakal ada rakor (rapat koordinasi) di Surabaya. Harapannya, pada rakor tersebut bakal ada kejelasan tentang tunjangan profesi turun. Termasuk juga sertifikasi untuk pengawas yang bakal dimulai 2008. Berdasarkan pemberitahuan informal, pemerintah pusat sudah memutuskan akan ada sertifikasi untuk pengawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang peserta sertifikasi kuota 2006 yang belum menerima tunjangan, lanjut Ida, tak bisa memberikan jumlah pastinya. Meski sebelumnya ada 15 guru kuota 2006 yang belum menerima tunjangan profesi guru. "Kalau pun ada guru yang belum menerima, lebih pada persoalan teknis. Misalnya, nomor rekening yang terblokir atau belum mengecek lagi ke bank. Karena prinsipnya semua dana dari pemberitahuan pemerintah pusat semuanya sudah beres," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya juga, beberapa guru yang dulunya mengaku belum menerima tunjangan profesi, tapi dalam perkembangan mereka tidak melapor lagi. Dengan begitu sulit untuk mendata ulang berapa guru yang belum bisa mencairkan tunjangan profesional tersebut. (hap/ziz)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-7106467940705166866?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/7106467940705166866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=7106467940705166866' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/7106467940705166866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/7106467940705166866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/03/tunjangan-sertifikasi-kota-malang.html' title='TUNJANGAN SERTIFIKASI KOTA MALANG'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-2067172410738701837</id><published>2008-03-07T05:21:00.000-08:00</published><updated>2008-03-07T05:24:30.778-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota Malang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERTIFIKASI GURU'/><title type='text'>KUOTA SERTIFIKASI GURU KOTA MALANG PER MARET 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;                Untuk Kota dan Kabupaten, Pengawas Belum Jelas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;MALANG - Kuota sertifikasi guru untuk Kota Malang dan Kabupaten Malang mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Tahun ini kuota Kota Malang mencapai 1.180 guru. Sedangkan kabupaten mencapai 1.807 guru atau naik 536 guru dibandingkan tahun lalu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Data dari Diknas Kota Malang, guru TK dijatah 73 guru, SD 418 guru, SMP 261, SLB 6 guru, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;SMA 204 guru&lt;/span&gt;, SMK 218 guru. "Jumlah itu sudah pasti. Nantinya kami sosialisasikan kepada sekolah dan guru agar mempersiapkan diri," ujar Kabid Fungsional Diknas Kota Malang Zubaidah, di kantor kemarin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Menurut Ida, begitu dia biasa disapa, jumlah tahun ini ternyata lebih besar dibandingkan kuota tahun sebelumnya. Kuota tahun sebelumnya berada pada kisaran 800 guru untuk semua tingkatan sekolah. "Kami senang karena tidak ada pengurangan. Ya, mungkin karena sertifikasi tujuannya untuk peningkan kompetensi guru," tambah Ida. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Ditambahkan, rencananya pelaksanaan sertifikasi dilakukan pada akhir Maret. Namun, soal kepastian waktunya dia belum mendapat tembusan dari BPSG maupun Depdiknas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Bagaimana dengan kuota pengawas? Diknas Kota Malang menyatakan belum tahu. Bahkan, sampai juga masih menunggu informasi lebih lanjut. "Saat rakor (rapat koordinasi) di Surabaya beberapa hari lalu hanya diberitahu kalau pengawas akan disertifikasi. Masalah teknis pelaksanaan dan lain-lain akan dimatangkan pada rakor berikutnya," ujar dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Kadiknas Kota Malang Shofwan MSi menyatakan gembira dengan adanya kenaikan kuota untuk sertifikasi guru. "Bagaimanapun, kenaikan kuota ini untuk mempercepat penyelesaian sertifikasi guru," tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Soal pengawas yang akan disertifikasi, dia meminta pengawas bekerja lebih maksimal. Karena, setelah mereka nanti lulus sertifikasi otomatis kinerjanya tak bisa sembarangan. "Tapi bukan berarti sebelum pengawas disertifikasi Diknas tidak kontrol terhadap kinerja mereka. Maksudnya, secara pribadi mereka juga memiliki tanggung jawab yang lebih besar," ujar Shofwan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;"Memang Kota dan Kabupaten Malang mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu," ujar Ketua BPSG Rayon 15 UM Mudjianto, kemarin. (JP jumat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-2067172410738701837?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/2067172410738701837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=2067172410738701837' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/2067172410738701837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/2067172410738701837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/03/kuota-sertifikasi-guru-kota-malang-per.html' title='KUOTA SERTIFIKASI GURU KOTA MALANG PER MARET 2008'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-3041266542450580497</id><published>2008-02-27T00:54:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T00:55:52.975-08:00</updated><title type='text'>ANGKA RAWAN TIDAK LULUS 25 %</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt; MALANG - Diknas Kabupaten Malang meminta guru SD hingga SMA untuk lebih intensif dalam memberikan materi UN bidang studi IPA dan matematika. Kedua mata pelajaran tersebut menjadi prioritas, karena dari hasil try out pertama yang digelar Januari lalu banyak siswa tidak bisa mengerjakan soal. "Secara umum hasil dari try out kurang memuaskan. Rata-rata kelulusannya baru 75 persen," ujar Kepala Dikbud Kabupaten Malang Suwandi, ketika dikonfirmasi kemarin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Suwandi mengatakan, angka kelulusan sebesar 75 persen dari try out pertama dinilai masih wajar. Karena soal yang diberikan kepada siswa terbilang rumit. Mayoritas soal yang diberikan sama dengan UN tahun lalu. "Hal itulah yang membuat siswa kesulitan dalam menjawab soal yang diberikan," terangnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Meski demikian, dengan hasil tersebut diknas khawatir apabila tidak ada persiapan yang matang sebelum pelaksanaan UN, maka angka kelulusan yang diraih pada 2007 lalu sebesar 95 persen akan mengalami penurunan. Padahal tahun ini diknas mematok angka kelulusan naik 2 persen atau menjadi 97 persen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Selain pemberian materi UN untuk matematika dan IPA, Suwandi mengharapkan sekolah lebih sering melakukan try out. Langkah ini diperlukan agar para siswa terbiasa untuk belajar soal. "Minimal per sekolah melakukan try out empat kali," pintanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Terkait hasil mata pelajaran bahasa Inggris, Suwandi mengatakan bahwa rata-rata siswa sudah bisa mengerjakan. Namun demikian, guru bahasa Inggris juga harus tetap memberikan porsi materi yang setara dengan soal-soal yang akan keluar dalam UN nanti. Minimal sesuai dengan materi UN tahun lalu. "Kami yakin jika siswa mampu mengerjakan soal UN tahun lalu, target kelulusan 97 dapat terpenuhi," tegasnya. (gus/ziz) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-3041266542450580497?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/3041266542450580497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=3041266542450580497' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3041266542450580497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3041266542450580497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/02/angka-rawan-tidak-lulus-25.html' title='ANGKA RAWAN TIDAK LULUS 25 %'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-3264524090616887440</id><published>2008-02-25T04:50:00.000-08:00</published><updated>2008-02-25T04:52:38.956-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='24 JAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERTIFIKASI GURU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='G-SPOT'/><title type='text'>WASPADAI JUALAN KOMPOR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;MALANG - Munculnya keberatan soal aturan 24 jam tatap muka dalam satu minggu bagi guru yang lulus sertifikasi mengundang keprihatinan DPKM (Dewan Pendidikan Kota Malang). Bagaimanapun guru tidak bisa dibiarkan tanpa aturan, karena bisa mengganggu pengembangan pendidikan. Bukan hanya Kota Malang, namun juga secara keseluruhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;"Dengan penyelenggaraan sertifikasi, guru memang sedang bersekutu dengan dewa mabuk reformasi. Guru pun terjebak dalam iklim reformasi. Artinya, dalam skala tertentu guru seakan mendapatkan kebebasan," ungkap Drs Soeparto MPd, sekretaris I DPKM. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Kondisi ini, kata Parto -demikian dia disapa- tidak bisa dibiarkan. Aksi keberatan yang mereka sampaikan perlu kembali direnungkan lagi. Sebab, aturan mengajar 24 jam tatap muka dalam satu minggu sudah cukup relevan untuk dijalankan. Terlebih lagi aturan tersebut berlaku pada mereka yang notabenenya sudah memegang sertifikat kompetensi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Memahami pro kontra ini, Parto mengingatkan pentingnya melihat profesi guru yang dikembalikan pada khittahnya. Garis besarnya, guru bekerja bukan untuk mencari laba. "Kalau dalam istilah saya guru bekerja atas dasar G-spot based profession. G-spot di sini bukan bagian dari alat reproduksi wanita," kata Parto.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Istilah G-spot, kata dia, berasal dari God-spot yang ditemukan oleh Dr Vilayanur Ramachandran dari Universitas California, yang berarti titik kesadaran manusia atas Tuhannya. "Berdasarkan itu, guru bekerja atas nilai dasar rasa keikhlasan dan kasih sayang dengan tujuan mengubah perilaku seseorang," ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Perubahan perilaku seseorang, lanjut dia, hanya bisa dilakukan secara optimal lewat kasih sayang. "Jadi tak perlu heran kalau ada fenomena guru yang mau mengajar walau tak dibayar," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Tetapi dalam perkembangannya, lingkungan tidak bisa membatasi profesi guru sehingga banyak yang salah kamar dengan segala plus minusnya. Misalnya, jika guru yang dominan daya ototnya, maka dia akan menjadi guru yang cenderung memberi hukuman fisik bagi siswa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Bahayanya, jika golongan thought-based profession menyusup menjadi guru. Golongan ini lebih menekankan pada olah pikir dan adu argumentasi. Tujuan jangka pendeknya adalah mempengaruhi pola pikir orang lain agar sejalan dengannya dengan target jangka panjang menguasai orang lain. "Kalau ini menyusup menyusup jadi guru, bahayanya mereka bisa jadi provokator. Hobinya jualan "kompor" untuk guru-guru lainnya," ucapnya. (hap/ziz)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-3264524090616887440?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/3264524090616887440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=3264524090616887440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3264524090616887440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3264524090616887440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/02/waspadai-jualan-kompor.html' title='WASPADAI JUALAN KOMPOR'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-469616498859484203</id><published>2008-02-22T07:41:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T07:43:36.759-08:00</updated><title type='text'>RAWAN TIDAKLULUS MASIH TINGGI</title><content type='html'>Tinggi, Tak Lulus SMP-SMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angka rawan tak lulus ujian nasional (UN) SMA dan SMP Kota Malang cukup tinggi. Dari pemetaan sementara yang dilakukan Diknas Kota Malang, angka rawan tak lulus UN SMP mencapai 54,84 persen dari total nominasi sementara (DNS) UN SMP 10.786 siswa. Sementara angka rawan untuk tingkat SMA lebih tinggi lagi karena mencapai 64,76 persen dari total DNS 6.330 siswa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kasi Dikmen Diknas Kota Malang Drs Suyitno mengatakan, pemetaan sementara itu didasarkan pada data-data siswa kelas akhir di semua sekolah. Termasuk, hasil try out sementara. "Dibanding tahun lalu, angka rawan itu sangat tinggi," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suyitno menjelaskan, dari analisa sementara juga, tingginya angka rawan itu disebabkan karena adanya mata pelajaran tambahan. Untuk SMP misalnya, yang semula hanya bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika, kini ada tambahan IPA. Begitu juga untuk SMA yang mendapat tambahan tiga mata pelajaran untuk masing-masing jurusan. "Kondisi ini, bisa saja karena siswa kurang persiapan matang. Di lain hal, mata pelajaran tambahan juga cukup berat," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan, jika dipukul rata, lanjut Yitno-sapaan akrab Suyitno, tingkatan angka rawan itu terdapat di mata pelajaran (mapel) yang sama. Urutan paling atas adalah fisika, kedua matematika, disusul kimia, bahasa Inggris, dan biologi. Sedangkan Bahasa Indonesia nyaris tak ada kendala. Sebagai contoh, hasil try out di SMAN I, fisika menjadi mapel terberat karena banyak siswa tak memenuhi angka minimal 5,25. Begitu juga di SMAN 12. Bahkan, perbandingan angka tak lulus di bidang fisika dan matematika mencapai 32:22.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Pemetaan sementara ini menunjukkan, bahwa semua sekolah harus mempersiapkan diri lebih ekstra," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diknas sendiri, kata Yitno, telah menyampaikan hasil pemetaan tersebut ke semua sekolah. Dengan begitu, sekolah-sekolah bisa mengadakan pembinaan lebih awal karena potensi siswa telah tergambar. Termasuk, bisa melakukan bimbingan lebih intensif. Sedangkan bagi MKKS (musyawarah kerja kepala sekolah) harus membuat format try out UN kedua untuk melihat keberhasilan usaha sekolah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Try out bersama dijadwalkan tiga kali. Sedangkan langkah sekolah diserahkan ke masing-masing lembaga," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, dari prediksi yang terpantau di SMA Negeri 9 Malang didapat sekit 102 anak yang rawan tidak lulus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-469616498859484203?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/469616498859484203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=469616498859484203' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/469616498859484203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/469616498859484203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/02/rawan-tidaklulus-masih-tinggi.html' title='RAWAN TIDAKLULUS MASIH TINGGI'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-8159413567501803423</id><published>2008-02-19T22:06:00.001-08:00</published><updated>2008-02-19T22:06:37.225-08:00</updated><title type='text'>Kontrasepsi dalam Sex 4’Strong</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;             &lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt; MALANG - Bagi perupa, seni itu universal. Termasuk ketika mereka mengeksplorasi tentang seks. Seperti seni instalasi karya Sasongko berjudul Sex 4’Strong yang dipamerkan di Perpustakaan Kota Malang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasongko sengaja menata sepuluh kondom dalam sebuah bingkai. Sekilas foto itu tak terlihat sebagai eksploitasi terhadap alat kontrasepsi. Namun, murni sebagai ekspresi seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama ini banyak orang menganggap seks itu sebagai sesuatu tabu. Padahal juga bisa dinikmati dari sisi seninya," ujarnya di sela-sela Pameran Tunggal Seni Fotografi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya Sasongko tidak hanya berupa foto namun juga lukisan. Dan, yang dipajang berjajar di dinding itu akan dipamerkan sampai 22 Februari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurator seni rupa Djuli Djatiprambudi yang hadir saat acara mengatakan, dalam lima tahun terakhir ini dunia seni rupa di Jatim memang diwarnai banyak kejutan. Di antaranya dengan munculnya perupa generasi muda yang memiliki cara pandang baru metodologi, dan, ideologi dalam konteks eksplorasi seni rupa. Nah, salah satu perupa itu adalah Sasongko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian Djuli, dalam konteks pameran ini Sasongko ingin melawan kuasa struktur. Artinya, figur yang memilih jalur kurang lazim sebagai strategi melawan struktur. "Ketika perupa lain masih berada dalam gravitasi kanvas, dia malah berusaha keluar dari garis orbit kanvas. Sasongko agaknya ingin masuk pada wilayah perdebatan apa itu seni," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau begitu, nilai plus juga diberikan Djuli untuk karya-karya Sasongko ini. Bagaimana pun karya Sasongko menjadi tantangan untuk melihat kembali keyakinan sebuah seni. Misalnya, kalau selama ini orang telanjur percaya bahwa seni itu soal harmoni antarsumber pembentuknya maka di sinilah akar masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seni itu tak sebatas soal gagasan dan emosi. Dari sini kami sebenarnya juga mendapatkan tantangan lagi untuk mempertarungkan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengakui, belakangan ini seni memang menarik untuk diperbincangkan. Lebih menarik lagi, seni tak hanya didominasi objek semata namun juga diselingi dengan sejumlah perdebatan. Bahkan bobot berdepatannya, sampai sejauh ini bisa membuat persepsi orang berantakan akibat provokasi yang terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemunculan Sasongko setidaknya menerbitkan harapan kalau dunia seni rupa di Jatim tidak terkesan jalan di tempat. Sasongko dapat dipahami sebagai salah satu figur generasi muda baru yang memiliki keinginan kuat untuk membangun orbit lain," ungkapnya. (hap/ing)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-8159413567501803423?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/8159413567501803423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=8159413567501803423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/8159413567501803423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/8159413567501803423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/02/kontrasepsi-dalam-sex-4strong.html' title='Kontrasepsi dalam Sex 4’Strong'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-3449350476476367707</id><published>2008-02-19T22:02:00.000-08:00</published><updated>2008-02-19T22:03:52.883-08:00</updated><title type='text'>Masih Keberatan 24 Jam Mengajar</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;                Rabu, 20 Feb 2008              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;                Masih Keberatan 24 Jam Mengajar&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;MALANG - Kendati format 24 jam mengajar dalam satu minggu telah dijabarkan secara gamblang oleh salah satu tim penyusun sertifikasi dari UM, namun tanggapan kontra terus mengalir. Kali ini giliran Forum Komunikasi (Fokus) Guru Kota Malang yang angkat bicara. Fokus Guru menilai, aturan 24 jam itu tetap memberatkan karena diukur dari tatap muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Fokus Guru Kota Malang Gogok Rahmad Basuki menjelaskan, tugas guru tidak hanya tata muka di kelas saja. Tapi, juga mendidik, membina di luar kelas, koreksi soal, sampai menyusun persiapan mengajar. "Kami merasa keberatan jika dalam satu minggu 24 jam tatap muka. Ukuran 18 jam kami nilai sangat ideal, karena banyak tugas di luar jam tatap muka," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara detail, Gogok kembali menegaskan bahwa tugas guru bukanlah sekadar transfer ilmu saja. Jika dipaksakan, maka masyarakat akan menghujat guru dan sekolah jika ternyata banyak siswa nakal. Berbeda dengan lingkungan perguruan tinggi, dalam hal ini dosen. Tanpa terjun langsung ke kelas dan kegiatan mahasiswa, semua bisa diatasi dengan bantuan asisten dosen. "Sekali lagi, menurut saya sangat sederhana jika menilai tugas guru dengan ukuran 24 tatap muka di kelas," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih, jika dikaitkan dengan jadwal ujian nasional (UN) yang semakin dekat. Jika semua guru hanya bertugas di dalam kelas saja, maka tidak akan ada yang bisa mendampingi siswa. Terutama persiapan mental mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gogok menegaskan, disinilah peran guru sesungguhnya. Yakni, mendampingi di luar kelas dengan cara memantau perkembangan anak didik. Misalnya, dengan mengadakan visite atau kunjungan pada siswa yang mengalami kesulitan belajar. "Aturan 24 jam mengajar bagi guru ini harus dicermati kembali," ujar salah satu guru yang lolos sertifikasi kuota 2007 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, aturan tersebut bukan hanya berdampak pada minimnya penanganan psikologis siswa, tapi akan merembet ke masalah lain. Salah satunya menggeser jatah guru tidak tetap (GTT) yang honornya bergantung pada jumlah jam mengajar. "Tugas guru sangat berbeda dengan pegawai administrasi atau dosen," kata Gogok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gogok mengimbau agar tidak terjadi kasus kesalahpahaman seperti ini. Akan lebih baik jika dalam setiap kebijakan pendidikan dasar, menengah, melibatkan guru. Dengan begitu, setiap kebijakan bisa menjiwai tugas dan perjuangan guru dan tidak hanya didasarkan pada perhitungan rasional. "Kata kuncinya di sini, guru bukanlah tukang mengajar, tapi pemikir sekaligus pejuang," ucapnya. (nen/ziz)&lt;br /&gt;Dari Jawapos Radar Malang oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;smanawa1@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-3449350476476367707?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/3449350476476367707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=3449350476476367707' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3449350476476367707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3449350476476367707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/02/masih-keberatan-24-jam-mengajar.html' title='Masih Keberatan 24 Jam Mengajar'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-4210405494856103117</id><published>2008-01-27T05:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T11:36:20.201-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sma negeri 9'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cendana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='soeharto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='giribangun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='meninggal'/><title type='text'>Innalillahi wa inna illaihi rojiun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PYQnNFfi5BM/R5yOkUHV15I/AAAAAAAAAy0/AHQsaU5pJ5I/s1600-h/Soeharto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PYQnNFfi5BM/R5yOkUHV15I/AAAAAAAAAy0/AHQsaU5pJ5I/s200/Soeharto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160156027585681298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mantan Presiden Soeharto meninggal hari ini pada pukul 13.10 WIB pada usia 86 tahun. Menurut Ketua Tim Dokter Kepresidenan Mardjo Subiandono, almarhum mengalami kegagalan fungsi organ. Soeharto sempat dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengumumkan meninggalnya presiden RI kedua itu, tim dokter didampingi tiga putra Soeharto, Siti Herdiyanti Rukmana, Sigit Haryo Yudanto, dan Siti Hediati yang berpakaian hitam. Dalam kesempatan tersebut, Siti Hedianti Rukmana, mewakili keluarga, mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah memberikan doa setulus-tulusnya. Tutut juga memohon maaf atas kesalahan Soeharto. "Mohon doa restu semoga perjalanan bapak diridhoi," kata dia dengan nada terbata-bata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah rencananya akan dimandikan di Jalan Cendana. Saat berita ini diturunkan, ambulans telah bersiap di RSPP untuk membawa jenazah ke Cendana. Seluruh keluarga telah berkumpul. Ambulans direncanakan akan berangkat pada pukul 14.15 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soeharto akan dimakamkan di Astana Giribangun, Solo, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;mewakili  Kel Besar SMA Negeri 9 Malang mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya, semoga HM Soeharto diampuni semua dosa dan dilipatgandakan amalakebajikannya. Amien&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-4210405494856103117?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/4210405494856103117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=4210405494856103117' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/4210405494856103117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/4210405494856103117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/01/innalillahi-wa-inna-illaihi-rojiun.html' title='Innalillahi wa inna illaihi rojiun'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PYQnNFfi5BM/R5yOkUHV15I/AAAAAAAAAy0/AHQsaU5pJ5I/s72-c/Soeharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-7291233865417938428</id><published>2008-01-22T20:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T20:58:32.252-08:00</updated><title type='text'>BPSG Godog Kualitas Pascasertifikasi</title><content type='html'>Kendati hanya beroperasi pada penilaian portofolio, BPSG (Badan Penyelenggara Sertifikasi Guru) Rayon 15 ternyata ikut memikirkan kualitas kinerja guru setelah mereka menerima tunjangan profesi. BPSG pun tengah menyusun rekomendasi yang akan disampaikan ke Depdiknas sebagai bahan evaluasi nanti.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Sebatas memberi masukan ke Depdiknas, sah-sah saja. Kami memang berupaya agar ada evaluasi terhadap para guru-guru setelah mengikuti sertifikasi. Jadi, kami tidak hanya mengantarkan mereka mendapatkan tunjangan profesi. Tapi ikut mencarikan solusi bagaimana setelah mengikuti sertifikasi tetap bisa dipertanggungjawabkan kualitas kerjanya," ungkap Ketua BPGS Rayon 15 UM Mujianto, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikhawatirkan banyak kalangan, setelah menerima tunjangan profesi, kualitas kinerja guru malah melempem. Karena, Depdiknas juga belum menyiapkan standar evaluasinya. Di mata banyak kalangan, Depdiknas baru sebatas memikirkan nasib guru dari sisi kesejahteraannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujianto menambahkan, kalau pun Depdiknas mengeluarkan aturan 24 jam mengajar dalam satu minggu bagi guru yang lulus uji sertifikasi belum bisa dijadikan standar mengukur kualitas kinerja. Sebab, kewajiban mengajar 24 jam selam satu minggu ini di lapangan sulit dipenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya, Kota Malang sudah menyiapkan alternatif bagi guru yang tidak bisa memenuhi mengajar 24 jam dalam satu minggu akan dimutasi ke sekolah lain. Aturan ini sesuai dengan Permendiknas 36 tahun 2007 tentang Penyaluran Tunjangan Profesi bagi Guru. "Ini kan sebagai indikasi kalau aturan tersebut sebenarnya sulit untuk diterapkan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Mujianto menilai, aturan tersebut tidak realistis. Kalau bisa pun diterapkan, dikhawatirkan ada unsur memaksa. "Kami khawatir guru-guru yang sudah lulus sertifikasi ini meminta jam guru lain yang belum mengikuti sertifikasi. Dan, kecil kemunginan jam yang diminta itu diberikan, karena juga menyangkut besarnya honor si guru itu," ucapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan ini, kata Mujianto, bisa makin pelik karena bukan tidak mungkin guru pun akan mencari jam mengajar ke sekolah lain. Dengan begitu, kualitas dalam memberikan materi pun makin tidak bisa dipertanggungjawabkan karena beban yang tinggi ini. "Rencana kami nanti akan bekerja sama dengan seluruh diknas kota/kabupaten yang menjadi naungan kerja UM. Kami merasa memiliki tanggung jawab profesional akademik. Pendeknya, bagaimana kami bisa mempertanggungjawabkan secara moral terhadap para peserta ini," jelasnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;dari RADAR MALANG&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-7291233865417938428?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/7291233865417938428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=7291233865417938428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/7291233865417938428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/7291233865417938428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/01/bpsg-godog-kualitas-pascasertifikasi.html' title='BPSG Godog Kualitas Pascasertifikasi'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-6386896264660503546</id><published>2008-01-21T13:55:00.001-08:00</published><updated>2008-12-09T11:36:20.475-08:00</updated><title type='text'>GURU IDEAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PYQnNFfi5BM/R5UZN2LHAmI/AAAAAAAAAyY/2ZMVdS9I9CE/s1600-h/P1120826.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PYQnNFfi5BM/R5UZN2LHAmI/AAAAAAAAAyY/2ZMVdS9I9CE/s320/P1120826.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158056673893876322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat yang lalu SMA Negeri 9 Malang mengirimkan 2 orang perwakilannya untuk mengikuti pemilihan guru ideal versi Jawa pos di SMA Negeri 5 Malang.&lt;br /&gt;SMA 9 Mengirimkan Bapak Drs Budi Putranto MM dan Ibu Dra Sri Retnowati.&lt;br /&gt;pengen tahu serunya..... gene ceritanya...&lt;br /&gt;Alasan dikirimnya Pak Budi dan Bu Retno adalah karene menurut kepala sekolah adalah guru yang lulus sertifikasi murni, dan yang punya prestasi menonjol (?), kemudian setelah para guru yang lulus sertifikasi murni dikumpulkan oleh Bu Ninik selaku Kepala Sekolah, maka secara aklamasi dari yang hadir dipilihlah Pak Budi dan BU Retno tadi.&lt;br /&gt;Perlu diketahui guru yang lulus sertifikasi murni pada tahun 2007 ini dari SMA Negeri 9 adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Drs H Suryani Ali Pandi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs Machrus S&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs M Syarkani&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs Budi Putranto MM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs Sukriyono&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dra Hj. Endang R&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dra Sri Retnowati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dra Sri Haryani&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Hari pertama adalah test tulis, oleh Pak Budi diberitahukan :"wah sulit mas, mosok guru seni apal karo undang undang?, katek soal bahasa Indonesia yo angel angel", " wis gak pa pa wis digawe pengalaman mbesok lek onok maneh sing koyo' iki".&lt;br /&gt;oleh panitia diberitahukan pula bahwa pada hari senin 21 Januari 2008 ada presentasi menggunakan Power point.&lt;br /&gt;:"Lha iki aku kudu maksimal jarene Pak Budi", "mosok aku kalah karo wong tuwek tuwek?&lt;br /&gt;'aku sedina nggawe Power point mas" ungkap Pak Budi&lt;br /&gt;......(bersambung ya)....;.........(ngantuk habis masukin nilai raport anak anak, sama Pak Handoko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-6386896264660503546?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/6386896264660503546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=6386896264660503546' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/6386896264660503546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/6386896264660503546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/01/guru-ideal_21.html' title='GURU IDEAL'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PYQnNFfi5BM/R5UZN2LHAmI/AAAAAAAAAyY/2ZMVdS9I9CE/s72-c/P1120826.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-1420813168047242997</id><published>2008-01-21T13:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T14:11:44.918-08:00</updated><title type='text'>GURU IDEAL</title><content type='html'>Beberapa saat yang lalu SMA Negeri 9 Malang mengirimkan 2 orang perwakilannya untuk mengikuti pemilihan guru ideal versi Jawa pos di SMA Negeri 5 Malang.&lt;br /&gt;SMA 9 Mengirimkan Bapak Drs Budi Putranto MM dan Ibu Dra Sri Retnowati.&lt;br /&gt;pengen tahu serunya..... gene ceritanya...&lt;br /&gt;Alasan dikirimnya Pak Budi dan Bu Retno adalah karene menurut kepala sekolah adalah guru yang lulus sertifikasi murni, dan yang punya prestasi menonjol (?), kemudian setelah para guru yang lulus sertifikasi murni dikumpulkan oleh Bu Ninik selaku Kepala Sekolah, maka secara aklamasi dari yang hadir dipilihlah Pak Budi dan BU Retno tadi.&lt;br /&gt;Perlu diketahui guru yang lulus sertifikasi murni pada tahun 2007 ini dari SMA Negeri 9 adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Drs H Suryani Ali Pandi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs Machrus S&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs M Syarkani&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs Budi Putranto MM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs Sukriyono&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dra Hj. Endang R&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dra Sri Retnowati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dra Sri Haryani&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Hari pertama adalah test tulis, oleh Pak Budi diberitahukan :"wah sulit mas, mosok guru seni apal karo undang undang?, katek soal bahasa Indonesia yo angel angel", " wis gak pa pa wis digawe pengalaman mbesok lek onok maneh sing koyo' iki".&lt;br /&gt;oleh panitia diberitahukan pula bahwa pada hari senin 21 Januari 2008 ada presentasi menggunakan Power point.&lt;br /&gt;:"Lha iki aku kudu maksimal jarene Pak Budi", "mosok aku kalah karo wong tuwek tuwek?&lt;br /&gt;'aku sedina nggawe Power point mas" ungkap Pak Budi&lt;br /&gt;......(bersambung ya)....;.........(ngantuk habis masukin nilai raport anak anak, sama Pak Handoko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-1420813168047242997?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/1420813168047242997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=1420813168047242997' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/1420813168047242997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/1420813168047242997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/01/guru-ideal.html' title='GURU IDEAL'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-7112959749405992927</id><published>2008-01-03T18:35:00.000-08:00</published><updated>2008-01-03T18:38:11.918-08:00</updated><title type='text'>GEMBIRA SERTIFIKASI 4 MALANG RAYA</title><content type='html'>guru Malang Raya pantas bersenang. Sebab BPSG (Badan Penyelenggara Sertifikasi Guru) Rayon 15 UM kembali memberikan jatah 110 peserta untuk mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan kuota 2006 dan 2007. Jatah ini merupakan kuota pemenuhan dari 14.135 yang diberikan Depdiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namanya kuota pemenuhan, karena setelah kami kalkulasi di akhir pelaksanaan sertifikasi dari jumlah 14.135 ternyata kurang 110 peserta," Ketua Divisi Assesor dan Penilaian BPSG Rayon 15 Bambang Pranomo.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DARI RADAR MALANG JUMAT 4 JANUARI 2008&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-7112959749405992927?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/7112959749405992927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=7112959749405992927' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/7112959749405992927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/7112959749405992927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/01/gembira-sertifikasi-4-malang-raya.html' title='GEMBIRA SERTIFIKASI 4 MALANG RAYA'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-6486164450422653032</id><published>2008-01-02T21:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-02T22:33:10.697-08:00</updated><title type='text'>Target Kuota 2006-2007 Molor</title><content type='html'>Kamis, 03 Jan 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALANG - Target pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan kuota 2006 dan 2007 yang digembar-gemborkan selesai akhir Desember 2007 ternyata meleset. Khususnya pelaksanaan diklat. Buktinya, pada Januari 2008 nanti BPSG (Badan Penyelenggara Sertifikasi Guru) Rayon 15 UM masih mengagendakan menggelar diklat Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) untuk angkatan ke-IV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, BPSG sudah berulang kali menyatakan kalau pelaksanaan sertifikasi kuota 2006 dan 2007 selesai akhir Desember. Karena itu, pelaksanaan diklat PLPG pun dikebut mulai awal Desember lalu. Namun kenyatannya, masih ada 1.043 peserta yang dinyatakan untuk mengikuti PLPG. "Ya, kenyataannya seperti itu. Masih ada diklat tahap IV. Kami perkirakan pertengahan Januari pelaksanaannya," kata Ketua BPSG Rayon 15 UM Mudjianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Mudjianto tidak mengurai lebih jelas penyebab molornya jadwal diklat yang merupakan rangkaian pelaksanaan sertifikasi kuota 2006 dan 2007. Mudjianto hanya menegaskan, timnya telah bekerja optimal. "Malah nanti akan ada diklat lagi bagi peserta yang izin menunaikan ibadah haji. Khusus yang ini kami belum bisa memperkirakan pelaksanannya. Kami akan menunggu sampai kepulangan mereka dari tanah suci," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudjianto menerangkan, dari jumlah diklat angkatan ke-IV tersebut, sekitar 754 merupakan peserta yang tak lulus sertifikasi susulan 2007. Dan, sisanya berasal mereka yang tidak hadir termasuk peserta yang sedang menunaikan ibadah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanyakan soal peserta yang mengikuti ibadah haji, dia tidak bisa menyebutkan rinciannya. "Meski begitu, kami tetap mengusulkan agar pemberian tunjangan tidak sampai pada 2009 nanti," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan permintaan yang disampaikan ke pemerintah pusat ini, kata Mudjianto, merupakan hasil kesepakatan seluruh BPSG. Dengan begitu, permintaan pemberian tunjangan yang diselesaikan Januari bisa diterima peserta pada Februari. Tak terkecuali pada peserta yang mengikuti diklat Februari diusulkan mendapatkan tunjangan Maret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jadwal yang diperkirakan itu pun, juga belum bisa dipastikan. Karena pada Maret ada jadwal ujian di perguruan tinggi. Sehingga kemungkinan diklat bagi peserta yang naik haji akan terkendala pada instruktur. "Kan instrukturnya dari dosen, kami harus profesional. Karena tugas utama itu kan mengajar," ujarnya. (hap/ziz)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dicopy dari Jawa pos radar malang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-6486164450422653032?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/6486164450422653032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=6486164450422653032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/6486164450422653032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/6486164450422653032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2008/01/target-kuota-2006-2007-molor.html' title='Target Kuota 2006-2007 Molor'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-5020201731288978888</id><published>2007-12-17T23:20:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T23:20:53.225-08:00</updated><title type='text'>Pendidikan efektif</title><content type='html'>Kata efektif adalah sebuah kata yang mudah untuk diucapkan namun butuh usaha maksimum dan kontinyu untuk memperolehnya. Kata ini dapat bergabung dengan kata pendidikan menjadi “pendidikan yang efektif” dan selanjutnya kita dapat bertanya sudah efektifkah pendidikan kita atau hanya sekedar asal-asalan saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tiga bentuk pendidikan yaitu pendidikan formal, informal dan non formal, maka pendidikan formal paling banyak disorot mulai dari mutu sampai dengan keefektifannya. Pendidikan formal yang mencakupi kurikulum, sarana, dan prasarananya dan lingkungan masyarakat yang ikut mempengaruhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah suatu pendidikan yang diselenggarakan sejak dari bangku SD sampai perguruan tinggi atau paling kurang sampai untuk tingkat SLTA sudah efektif atau belum. Keefektifan sebuah sekolah sangat dipengaruhi oleh latar belakang rumah tangga tempat asal anak-anak didik dan keadaan masyarakat sekeliling sekolah. Rumah tangga dan masyarakat yang memiliki SDM yang sangat memadai dan kondisi keuangan yang cukup mapan akan membantu terselenggaranya suatu sekolah yang efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang efektif tentu akan menjadi sekolah idola dan akan diserbu oleh banyak calon anak didik setiap awal tahun pelajaran dimulai. Anak yang efektif sangat ditentukan oleh faktor rumah dan faktor sekolah yaitu rumah yang efektif dan sekolah yang efektif pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas seorang anak didik sangat ditentukan dan dipengaruhi oleh budaya dan suasana belajar di rumah dan di sekolah. Beberapa faktor pendukung kualitas anak di rumah adalah seperti tingkat sosial ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) orang tua serta pengaruh teman bermain dan hiburan. Sedangkan faktor pendukung di lingkungan sekolah adalah seperti tingkat SDM dan kehangatan pribadi guru, fasilitas penunjang, sarana belajar dan pengaruh budaya dan iklim belajar di sekolah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari separoh waktu kehidupan anak dihabiskan di rumah. Famili dan orang tua mempunyai peranan sangat besar dalam menentukan pribadi anak. Kualitas mereka sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan (SDM) orang tua dalam mendidik dan menumbuhkembangkan konsep belajar dalam keluarga. Kemampuan ekonomi orang tua punya peran dalam menyediakan fasilitas belajar. Ada anak dengan tingkat pendidikan orang tua rendah, biasa berhasil dalam belajar karena orang tua cukup tebal isi kantongnya untuk membiayai saran belajar. Ada lagi sebagian anak yang berasal dari keluarga dengan ekonomi kurang mampu, tetapi juga berhasil dalam belajar, karena orang tuanya sendiri kaya dengan wawasan SDM. Yang sangat beruntung adalah anak yang memiliki orang tua dengan SDM tinggi, kantong tebal dan teman-teman bermain memberikan pengaruh positif dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang efektif tentu akan didukung oleh komponen-komponen yang juga efektif. Mereka adalah seperti sekolah efektif, kepala sekolah efektif, guru efektif dan murid yang efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang efektif tentu mempunyai standar indikator seperti yang digambarkan oleh Sergio Vanio. Ia mengatakan bahwa kalau sekolah efektif murid-muridnya dinilai setiap tahun oleh pihak yang independen maka skor penilaiannya selalu meningkat. Murid-murid di sekolah itu sangat antusias dalam belajar dan ini tercermin dalam peningkatan prosentase kehadirannya. Guru sangat konsekwen dalam memberikan pekerjaan rumah (PR) dan menilai PR itu dengan konsisten. Sekolah memiliki program dan jadwal ekstrakurikuler di sekolah itu terdapat partisipasi orang tua dan masyarakat untuk peduli terhadap perkembangan dan kemajuan sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah efektif sangat menghargai waktu dan akan memanfaatkannya ibarat memanfaatkan uang. Tentu saja sebagian besar waktu itu digunakan untuk belajar. Guru-guru di sekolah yang efektif mampu melaksanakan proses belajar mengajar yang bebas dari gangguan dan memberikan pekerjaan rumah dengan cara bertanggung jawab. Sekolah ini mulai dan mengakhiri kegiatan belajar betul-betul tepat waktu. Sementara itu dalam sekolah yang tidak efektif, guru-guru cenderung tidak mendukung pemahaman tujuan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang efektif tentu berada di belakang pimpinan kepala sekolah yang efektif pula. Seorang kepala sekolah akan menentukan jatuh atau bangunnya kualitas suatu sekolah. Kepala sekolah asal-asalan cenderung untuk menghancurkan budaya dan iklim belajar sekolah. Sedangkan kepala sekolah yang efektif selalu komit dengan misi dan visi yang mengangkat dan melestarikan kualitas sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salfen Hasri (2004;20) mendeskripsikan tentang kepala sekolah yang efektif, yang antara lain sebagai berikut: punya visi dan merealisasikannya bersama guru dan staf. Ia mempunyai harapan yang tinggi pada prestasi, selalu mengamati kualitas guru dan kualitas anak didik serta mendorong pemanfaatan waktu. Disamping itu seorang kepala sekolah yang efektif selalu memonitor prestasi individu guru, staff, siswa dan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah yang efektif sangat sadar bahwa keberadaan siswa adalah titik pokok dalam dunia pendidikan (di sekolah), maka ia sangat memonitor perkembangan siswa yang tercermin dalam peningkatan kualitas nilai tes yang bersih dari rekayasa dan manipulasi data. Ia melowongkan waktu (punya jadwal) untuk mengamati guru dalam kelas dan senantiasa berdialog tentang problem dan perbaikan pengajaran/kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah menjadi efektif karena ia mampu menjadi pemimpin yang efektif. Me Clure (dalam Salfen Hasri, 2004) mengatakan bahwa pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mampu dalam berbagi tugas bersama siapa yang memiliki kompetensi untuk pekerjaan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin yang efektif harus mampu untuk melaksanakan “problem solving” dan “decision making”, memiliki bakat memimpin serta mampu untuk bersosial yaitu untuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bekerja sama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-5020201731288978888?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/5020201731288978888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=5020201731288978888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/5020201731288978888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/5020201731288978888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2007/12/pendidikan-efektif.html' title='Pendidikan efektif'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-8201150908607188275</id><published>2007-12-11T16:30:00.000-08:00</published><updated>2007-12-11T16:33:02.950-08:00</updated><title type='text'>Sertifikasi Guru 2006 dan 2007</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RADAR MALANG&lt;/span&gt; Rabu, 12 Des 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Total Kurang 1.095 Peserta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MALANG - Kuota tambahan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2006 dan 2007 yang ditangani BPSG (Badan Penyelenggara Sertifikasi Guru) Rayon 15 UM belum terpenuhi. Tercatat dari jatah tambahan 1.035 yang diberikan Depdiknas, belum ada yang mengumpulkan portofolio sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Divisi Asesor dan Penilaian BPSG Rayon 15 UM Bambang Pranomo, jika ditotal, sebenarnya kurang 1.095 peserta. Kalkulasinya, kuota sertifikasi 2006 dan 2007 sejumlah 13.100 peserta. Namun, kuota tersebut masih kurang 60 peserta. "Jadi kalau dihitung secara keseluruhan, pemenuhan kuota 2006 dan 2007 ada 1.095 peserta. Kuota tambahan 1.035 peserta ditambah 60 peserta kekurangan dari jatah 13.100," kata Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang menambahkan, BPSG Rayon 15 sudah melayangkan surat imbauan kepada 20 diknas kota/kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya agar segera mengirimkan portofolio peserta. Diknas kota/kabupaten juga diingatkan agar tidak melakukan penilaian kelayakan sehingga berakibat keputusan tidak mengirimkan portofolio peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak terpenuhinya kuota ini, selain karena peserta mengundurkan diri, juga karena diknas ikut melakukan uji kelayakan," ucapnya. "Padahal, tugas mereka cukup mengirimkan. Yang bertugas menilai sampai memutuskan lulus tidaknya peserta itu BPSG," sambung Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jatah yang diberikan kepada 20 diknas kota/kabupaten, hanya Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan yang sudah memenuhi. Angka paling tinggi yang harus melengkapi kuota tambahan itu adalah Kabupaten Blitar dan Ngawi. Masing-masing berjumlah 142 peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuk Malang Raya, Kota Malang masih kurang 10 peserta, Kabupaten Malang kurang 89 peserta, dan Kota Batu kurang 14 peserta. "Kami masih memberikan kesempatan kepada diknas kota dan kabupaten untuk melengkapi kuota ini sampai tanggal 15 Desember. Jadwal penilaian pada 17 Desember nanti," ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sampai batas yang ditentukan kuota tambahan ini tidak tertutupi, BPGS akan melapor kembali kepada Depdiknas selaku pemegang kebijakan sertifikasi ini. "Sebagai penyelenggara, kami kan hanya bertugas menyampaikan dan melaporkan hasilnya. Masalah kelanjutan dan solusinya seperti apa, ya terserah pusat," ucap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua BPSG Rayon 15 UM Mujianto menambahkan, kuota tambahan ini diperuntukkan bagi guru-guru berprestasi. Hanya, apakah diknas kota/kabupaten mampu memanfaatkan peluang itu, sepenuhnya dikembalikan kepada kesiapan mereka sendiri. "Saya hanya memikirkan kemungkinan terpenuhi tidaknya. Rasanya kuota mustahil bisa terpenuhi. Masak membuat portofolio hanya dalam satu minggu saja," kata dia. (hap/yn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-8201150908607188275?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/8201150908607188275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=8201150908607188275' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/8201150908607188275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/8201150908607188275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2007/12/sertifikasi-guru-2006-dan-2007.html' title='Sertifikasi Guru 2006 dan 2007'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-4212982107886028101</id><published>2007-12-09T17:46:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T17:47:36.240-08:00</updated><title type='text'>Gending "Java" di Bulan .......</title><content type='html'>PADA bulan Agustus atau September 28 tahun lampau, irama yang mengiringi&lt;br /&gt;lirik-lirik gending Jawa berjudul Ketawang Puspawarna di atas mengalun nun jauh&lt;br /&gt;di angkasa raya. Dari dalam kabin wahana ruang angkasa Voyager yang diluncurkan&lt;br /&gt;tahun 1977, komposisi gending Ketawang Puspawarna mengumandang bersama 26&lt;br /&gt;komposisi musik dunia terpilih dari berbagai negara.&lt;br /&gt;Pencipta gending berirama rancak itu adalah seniman Jawa keturunan ningrat,&lt;br /&gt;Kanjeng Gusti Pengeran Adipati Aria (KGPAA) Mangkunegoro IV. Ia adalah raja ke-4&lt;br /&gt;dinasti Mangkunegaran, bertahta tahun 1853-1881.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketawang Puspawarna yang direkam pada piringan tembaga berlapis emas&lt;br /&gt;merupakan satu-satunya komposisi musik khas Indonesia yang diterbangkan wahana&lt;br /&gt;Voyager ke luar angkasa. Orang yang berjasa memilih komposisi gending Ketawang&lt;br /&gt;Puspawarna untuk misi Voyager ini adalah pakar musik dunia asal AS, Prof. Robert E. Brown, kini bermukim di Gianyar, Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan satu kebetulan kalau Brown memilih komposisi gending Ketawang&lt;br /&gt;Puspawarna dan memboyongnya ke luar angkasa. Saat mengangkasakan gending ini,&lt;br /&gt;guru besar Wesleyan University (AS) ini mungkin tak menaruh perhatian pada makna&lt;br /&gt;kata "tawang". Tawang yang berasal dari bahasa Jawa, sama dengan kata "angkasa"&lt;br /&gt;dalam bahasa Indonesia ("ke tawang" sama artinya dengan "ke angkasa").&lt;br /&gt;Pertimbangan pakar musik dunia itu memilih Ketawang Puspawarna berdasar pada&lt;br /&gt;keindahan dan komposisi gending yang tak terlampau panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gending Ketawang Puspawarna terdiri dari tujuh "cakepan" (bait) "gerongan"&lt;br /&gt;(lirik lagu). Cuma perlu waktu lima menit untuk melantunkan setiap cakepan&lt;br /&gt;gerongan. Komposisi yang relatif pendek dibanding komposisi gending Jawa&lt;br /&gt;lain yang bisa sampai 20 menitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tradisi gending Jawa sendiri, sebenarnya dikenal beberapa jenis&lt;br /&gt;komposisi yang memiliki watak dan irama berlainan. Kecuali komposisi gending&lt;br /&gt;ketawang, komposisi gending Jawa lainnya adalah gending lancaran, gending&lt;br /&gt;ladrang, dan gending ageng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas, perbedaan komposisi gending tersebut dapat disimak pada susunan&lt;br /&gt;notasinya. Komposisi gending lancaran, misalnya, termasuk dalam gending paling&lt;br /&gt;sederhana. Susunan notasinya hanya terdiri dari 4 X 4 sebanyak tiga sampai lima&lt;br /&gt;baris tanpa variasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi gending ladrang biasanya terdiri dari delapan baris dan ada yang&lt;br /&gt;disusun dalam 12 baris masing-masing 2 X 4. Pada komposisi delapan baris, irama&lt;br /&gt;gending ladrang dibagi menjadi dua bagian dengan empat baris kedua disebut&lt;br /&gt;"ngelik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan gending ladrang, komposisi gending ketawang pada umumnya&lt;br /&gt;tersusun dalam delapan baris 2 X 4, dengan enam baris terakhir adalah "ngelik".&lt;br /&gt;Sedangkan komposisi yang disebut gending ageng, adalah perpaduan harmonis antara&lt;br /&gt;gending lancaran, ladrang, ketawang, dan semacamnya, dengan variasi irama yang&lt;br /&gt;disebut "ciblon".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilahan nada setiap gending dalam seni karawitan Jawa tersebut, lebih&lt;br /&gt;ditentukan berdasarkan "laras"-nya. Perangkat gamelan yang diatonis sebagai&lt;br /&gt;pengiring gending-gending Jawa hanya terdiri dari dua "laras": laras salendro&lt;br /&gt;yang mewakili nada rendah dan laras pelog untuk nada tinggi. Komposisi gending&lt;br /&gt;Ketawang Puspawarna yang dibawa dalam misi Voyager termasuk laras salendro dan&lt;br /&gt;direkam dari pagelaran Empu Karawitan asal Yogyakarta, Ki Tjokrowasito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENCERMATI karya-karya KGPAA Mangkunegoro IV yang berupa gending dan tembang,&lt;br /&gt;orang akan terpesona bukan hanya pada keindahan kata-katanya dan harmoni alunan&lt;br /&gt;nadanya. Setiap karya pemegang tahta Istana Mangkunegaran itu lebih banyak&lt;br /&gt;menyiratkan nuansa sanjungan, teladan, petuah, dan juga sindiran, maupun&lt;br /&gt;ungkapan-ungkapan sastra yang bermuatan filsafat Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang raja dan sastrawan terkemuka, Sri Mangkunegoro IV memiliki&lt;br /&gt;kelebihan dalam menciptakan karya tembang dengan rangkaian bahasa adiluhung.&lt;br /&gt;Selain karya-karyanya yang mencakup berbagai aspek kehidupan, sastrawan istana&lt;br /&gt;itu juga menulis cerita-cerita babad, pedalangan, karawitan, dan tembang Jawa.&lt;br /&gt;Raja itu pula yang menciptakan sebuah karya seni monumental semacam opera Jawa&lt;br /&gt;yang disebut "Langendriyan", serta mendorong pengembangan kesenian rakyat&lt;br /&gt;"kethoprak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran moral dan filsafat karya KGPAA Mangkunegoro IV yang berupa tembang,&lt;br /&gt;banyak dijadikan pedoman bagi masyarakat Jawa. Di antara karyanya yang populer,&lt;br /&gt;dibukukan dengan judul "Serat Tripama" (Tiga Teladan) dan "Wedhatama" (Ajaran&lt;br /&gt;Keutamaan). Di samping itu, karya-karya berupa tembang terhimpun dalam "Serat&lt;br /&gt;Sekar-sekaran", serta karya sastra lainnya adalah "Salokatama" (Amsal Keutamaan)&lt;br /&gt;dan "Kitiran Mancawarna" (Baling-baling Beranekawarna).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan judul gendingnya, setiap "cakepan gerongan" Ketawang Puspawarna&lt;br /&gt;yang berjumlah tujuh "cakepan", semuanya diawali dengan kata "kembang". Baris&lt;br /&gt;pertama dan baris kedua setiap "cakepan" yang terdiri dari tiga baris, disebut&lt;br /&gt;sebagai "wangsalan" semacam pantun. Puspa dan kembang yang termaktub dalam&lt;br /&gt;Ketawang Puspawarna, adalah personifikasi seorang wanita --yang mungkin menjadi&lt;br /&gt;dambaan sang raja. Sri Mangkunegoro IV, melalui "wangsalan" yang estetis&lt;br /&gt;tersebut bermaksud menyanjung tingkah laku wanita yang menghanyutkan jiwa, sifat&lt;br /&gt;kewanitaannya yang bagai mustika, senyum dan gaya bicaranya yang menawan hati,&lt;br /&gt;dan harapan untuk mempersuntingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gending Ketawang Puspawarna, meskipun tidak terlampau panjang memang memiliki&lt;br /&gt;kelebihan pada nada-nada irama yang sedemikian indah dan kandungan makna&lt;br /&gt;liriknya yang sangat menawan. Seandainya di angkasa raya ada makhluk hidup yang&lt;br /&gt;dapat menangkap alunan gending Ketawang Puspawarna, niscaya mereka akan hanyut&lt;br /&gt;oleh pesona irama yang menggoda jiwa itu.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-4212982107886028101?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/4212982107886028101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=4212982107886028101' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/4212982107886028101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/4212982107886028101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2007/12/gending-java-di-bulan.html' title='Gending &quot;Java&quot; di Bulan .......'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-3781700326831365812</id><published>2007-12-09T16:49:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T16:50:40.721-08:00</updated><title type='text'>sertifikasi Kota Malang</title><content type='html'>RADAR MALANG   &lt;br /&gt;Senin, 10 Des 2007&lt;br /&gt;Kebut Diklat Sertifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALANG - BPSG (Badan Penyelenggara Sertifikasi Guru) Rayon 15 UM menggenjot pelaksanaan diklat. Setelah merampungkan pelaksanan diklat kuota 2006 yang berakhir 4 Desember lalu, BPSG langsung tancap gas melanjutkan diklat kuota 2007. Diklat ini digelar secara bertahap. Tahap pertama untuk guru SD digelar mulai kemarin dan akan berakhir 18 Desember nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami konsentrasikan dulu untuk guru SD, karena jumlahnya cukup banyak. Yakni, 2.199 guru dari total 5.000 peserta. Kalau total peserta diklat, saya tidak pegang data. Besok saja, datanya di kantor," kata Ketua BPSG Rayon 15 UM Mujianto, ketika dihubungi kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, setiap tahap akan berlangsung sembilan hari. Berikutnya untuk guru SMP dan SMA sederajat akan digelar setelah menyelesaikan tahap pertama. "Sistemnya sama, materinya tatap muka dan praktik. Termasuk juga sistem kelulusannya, dilaksanakan sampai dua kali," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dari pelaksanaan diklat kuoat 2006 sejumlah 1.362 peserta, BPSG belum bisa memberi data angka yang tidak lulus. Alasannya, BPSG masih melakukan penilaian. "Wah, kami belum bisa menyebut berapa yang tidak lulus. Prinsip, peserta yang tidak lulus masih kami beri kesempatan untuk mengikuti ujian lagi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kapan pelaksaan ujian berikutnya, Mujianto belum memberi keterangan lebih lanjut. Dia hanya menegaskan, BPSG sekarang ini memang sedang kerja keras untuk menyelesaikan target yang diberikan pemerintah pusat. Ditetapkan, pelaksanaan sertifikasi kuota 2006 dan 2007 harus sudah selesai akhir Desember. Sebab, berdasarkan rambu-rambu yang diberikan dari pemerintah pusat, awal 2008 nanti sudah akan berlangsung sertifikasi 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya, jika peserta sampai dua kali tes tetap tidak lulus, maka akan dikembalikan ke Diknas masing-masing. "Saya belum tahu pasti, apakah peserta kuota 2006 dan 2007 yang tidak lulus langsung bisa mengikuti sertifikasi tahun 2008," katanya. (hap/ziz)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-3781700326831365812?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/3781700326831365812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=3781700326831365812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3781700326831365812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/3781700326831365812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2007/12/sertifikasi-kota-malang.html' title='sertifikasi Kota Malang'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-5731922878458983993</id><published>2007-12-05T05:33:00.000-08:00</published><updated>2007-12-05T05:34:28.620-08:00</updated><title type='text'>Beasiswa Untuk Sertifikasi Guru Melalui Pendidikan Profesi</title><content type='html'>Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memberikan beasiswa bagi 2.000 guru SD dan SMP yang memiliki prestasi untuk mengikuti pendidikan profesi guru. Bagi guru yang dapat menyelesaikan pendidikan profesi dengan baik, akan menerima Sertifikat Pendidik dan berhak atas tunjangan profesi guru, besarnya setara dengan gaji pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan profesi dilaksanakan selama dua semester di perguruan tinggi yang ditetapkan sebagai penyelenggara pendidikan profesi. Selama mengikuti pendidikan, guru meninggalkan tugas mengajar. Komponen beasiswa yang diberikan meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * biaya hidup (termasuk biaya pemondokan)&lt;br /&gt;    * biaya buku&lt;br /&gt;    * biaya kesehatan (asuransi)&lt;br /&gt;    * biaya penyelenggaraan pendidikan&lt;br /&gt;    * transportasi dari daerah asal ke perguruan tinggi sekali jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami membuka pendaftaran bagi guru yang berminat dan memenuhi persyaratan seperti tersebut di bawah ini. Berkas pendaftaran kami terima paling lambat tanggal 26 November 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan peserta sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 dari perguruan tinggi yang terakreditasi dibuktikan dengan fotokopi ijasah yang dilegalisasi oleh perguruan tinggi.&lt;br /&gt;   2. Guru SD dan SMP baik guru PNS dan non PNS yang mengajar di sekolah negeri atau swasta dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah.&lt;br /&gt;   3. Guru non PNS adalah guru tetap yayasan dengan masa kerja minimal 2 tahun dibuktikan dengan SK sebagai guru tetap.&lt;br /&gt;   4. Guru SMP adalah guru bidang studi yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya untuk bidang studi PKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Kesenian, Penjaskes, dan guru pembimbing (guru BK).&lt;br /&gt;   5. Memiliki prestasi akademik misalnya guru teladan/guru berprestasi, juara dalam penulisan karya ilmiah, juara dalam pembuatan CD pembelajaran, juara lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran, dan lain-lain yang berkaitan dengan peningkatan mutu guru baik di tingkat kabupaten/kota, propinsi, nasional maupun internasional yang dibuktikan dengan fotokopi surat keterangan/sertifikat/piagam penghargaan yang dilegalisasi oleh atasan.&lt;br /&gt;   6. Usia minimal 30 tahun&lt;br /&gt;   7. Diijinkan oleh kepala sekolah dibuktikan dengan surat ijin yang diketahui dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat atau yang mewakili.&lt;br /&gt;   8. Tidak ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru melalui penilaian portofolio tahun 2006 dan 2007 dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah&lt;br /&gt;   9. Mengisi biodata peserta pendidikan profesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkas pendaftaran dikirim ke alamat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Direktorat Profesi Pendidik&lt;br /&gt;    Up. Subdit Pendidikan Dasar dan Pendidikan Luar Biasa&lt;br /&gt;    Komplek Depdiknas Cipete, Gedung D Lantai 1&lt;br /&gt;    Jl. R.S. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan&lt;br /&gt;    Telp/Fax 7668691, 7668790&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-5731922878458983993?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/5731922878458983993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=5731922878458983993' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/5731922878458983993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/5731922878458983993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2007/12/beasiswa-untuk-sertifikasi-guru-melalui.html' title='Beasiswa Untuk Sertifikasi Guru Melalui Pendidikan Profesi'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225431898254010558.post-588826931748631547</id><published>2007-12-04T22:07:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T22:08:18.462-08:00</updated><title type='text'>SERTIFIKASI GURU KOTA MALANG</title><content type='html'>MALANG-SURYA&lt;br /&gt;Badan Penyeleksian Sertifikasi Guru (BPSG) Universitas Negeri Malang (UM) tetap menggelar pelatihan bagi 1.361 guru Depdiknas yang gagal sertifikasi pada Minggu (25/11). Meskipun dana pelatihan dari pemerintah sebesar Rp 600.000/guru belum mengucur. Dampaknya, insentif asesor hingga biaya hotel tempat pelatihan terpaksa dibayar belakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BPSG UM tidak bisa menunda lagi proses pelatihan sertifikasi. Mengingat sulitnya penjadwalan ulang bagi 1.361 guru yang berasal dari 20 kabupaten/kota di Jatim. Terlebih lagi perjanjian kerjasama dengan Depdiknas tentang pelatihan telah disetujui oleh Rektor UM Prof Dr Suparno.&lt;br /&gt;“Sebenarnya kami tidak terlalu khawatir dengan dana itu, mengingat dana itu sudah ada di kas Depdiknas. Sekarang tinggal menggelontorkan ke rekening Rektor UM saja,” papar Prof Dr Ahmad Rofi'udin, Pembantu Rektor II UM, saat ditemui di BPSG, Sabtu (24/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses transfer dari rekening Depdiknas ke rekening rektor, lanjutnya, harus melalui prosedur administrasi yang jelas. Prosedur administrasi ini merupakan prosedur standar yang wajib untuk setiap pengeluaran uang oleh lembaga negara. “Kami tentu harus taat azas agar tidak salah langkah.,” aku Rofi'udin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya dana pelatihan untuk guru Depdiknas yang gagal sertifikasi 2006 saja yang tersendat. Hingga saat ini BPSG UM juga belum menerima dana pelatihan untuk 645 guru madrasah binaan Depag yang gagal sertifikasi 2006 dan 2007.&lt;br /&gt;Sementara itu koordinator pelatihan sertifikasi guru, Dr Hariono MPd, sendiri tidak terlalu memikirkan belum cairnya, karena UM sendiri sudah memberikan lampu hijau agar pelatihan segera dijalankan. Pelatihan yang akan digelar mulai Minggu (25/11)-Selasa (4/12) di 13 hotel di Kota Batu ini akan mengerahkan 327 instruktur dari kalangan asesor maupun dosen lain di UM serta enam Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang bermitra dengan UM dalam proses sertifikasi. “Kami juga telah mempersiapkan materi dan kesempatan dua kali ujian susulan jika peserta tidak lulus saat ujian pelatihan perdana digelar,” tandasnya.st11&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225431898254010558-588826931748631547?l=smanawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smanawa.blogspot.com/feeds/588826931748631547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225431898254010558&amp;postID=588826931748631547' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/588826931748631547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225431898254010558/posts/default/588826931748631547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smanawa.blogspot.com/2007/12/sertifikasi-guru-kota-malang.html' title='SERTIFIKASI GURU KOTA MALANG'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04297981478590313705</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
